Rabu, 08 Juli 2015

Implementasi IT pada Bidang Pendidikan

Implementasi IT pada Bidang Pendidikan IT atau Teknologi Informasi dapat memberikan kontribusi yang luar biasa dalam penyebaran informasi ke seluruh belahan dunia. Hanya dengan berada di depan komputer yang tersambung dengan internet, seseorang dapat mendapatkan atau memberikan informasi dengan komputer lainnya yang terhubung dengan Internet.

Perkembangan Teknologi Informasi yang sedemikian pesat tersebut menciptakan kultur baru bagi semua orang di dunia dan juga dalam berbagai macam bidang, termasuk juga dalam bidang pendidikan. Integrasi teknologi informasi ke dalam dunia pendidikan telah menciptakan pengaruh besar yaitu kecanggihan Teknologi Informasi,dengan kecanggihan teknologi, mutu dan efisiensi pendidikan dapat ditingkatkan. Kehadiran Teknologi Informasi menjadi satu titik cerah yang diharapkan mampu memberi sumbangan berarti dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Salah satu contoh penerapan Teknologi Informasi dalam bidang pendidikan yaitu e-learning. Pendidikan yang berbasis Teknologi Informasi memberikan banyak manfaat, antara lain:

• Tidak lagi tergantung pada ruang dan waktu. Artinya tidak ada halangan berarti untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar lintas daerah, bahkan lintas negara misalnya melalui e-learning.
• Dengan adanya e-learning, pengajar dan siswa tidak lagi selalu harus bertatap muka dalam ruang kelas pada waktu bersamaan.
• Tidak memerlukan biaya mahal. Seorang pelajar di daerah dapat belajar langsung dari pakarnya di pusat melalui fasilitas internet chatting atau mengakomodir suara dan bahkan gambar realtime.
• Sekolah-sekolah dapat dengan mudah melakukan kerjasama yang saling menguntungkan. Sekolah yang lebih maju dapat membantu sekolah yang belum maju sehingga dapat diupayakan adanya pemerataan mutu pendidikan.
• Ketersediaan informasi yang melimpah dari sumber-sumber di seluruh dunia. Dengan menggunakan internet sebagai media pembelajaran akan didapatkan sumber informasi untuk pengayaan materi yang jumlahnya sangat tak terbatas.

Akan tetapi terdapat beberapa kendala di Indonesia yang menyebabkan Teknologi Informasi dan internet belum dapat digunakan dengan optimal, antara lain:

• Kesiapan pemerintah Indonesia dan masyarakat dalam menerima dan menanggapi Teknologi Informasi yang sedang berkembang. Hal ini dikarenakan dunia teknologi informasi sangat cepat berubah dan berkembang, sehingga tidak dapat diikuti dengan langkah yang monoton.
• Terdapat kekurangan pada hal pengadaan infrastruktur teknologi telekomunikasi, multimedia dan informasi yang merupakan prasyarat terselenggaranya Teknologi Informasi untuk pendidikan.
• Biaya penggunaan jasa telekomunikasi masih mahal bahkan jaringan untuk mengakses internet masih belum tersedia di berbagai tempat di Indonesia.
Untuk mengatasi kendala penerapan Teknologi Informasi dalam bidang pendidikan perlu dilakukan beberapa perubahan, yaitu:
• LSM, organisasi kemasyarakatan dan swasta yang bergerak dibidang pendidikan perlu lebih diberdayakan.
• Perubahan sikap dan tingkah laku dari masyarakat serta pemerintah yang dapat melihat pendidikan secara utuh, sehingga dapat menerima teknologi informasi yang sedang berkembang.
• Pemberian kepercayaan kepada masyarakat untuk mengelola sendiri pendidikan yang mereka perlukan dan pemerintah cukup membuat standar mutu. • Perlunya peningkatkan pengadaan infrastruktur teknologi telekomunikasi, multimedia dan informasi.
• Biaya penggunaan jasa telekomunikasi semakin murah.
• Perlunya perluasan jangkauan tempat akses internet, sehingga internet dapat mudah di akses sampai di tempat terpencil agar daerah terpelosok pun dapat mengakses informasi dari internet.
• Diperlukan alat untuk mengakses internet tanpa melalui komputer pribadi di rumah.

Dari perihal diatas, dapat disimpulkan bahwa penerapan Teknologi Informasi dalam bidang pendidikan sangat penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.